Arsip

Kopi Pagi

Kopi pagi merupakan rubrik yang memuat tulisan-tulisan ringan, terkadang jenaka, jangan dianggap serius, tapi diharapkan mampu memberikan kesegaran yang menyentuh hati dan pikiran pembaca.

Rumah Sebel(ah)

Kopi Pagi
Oleh :

Alangkah indahnya jika bertetangga dengan orang-orang yang memiliki kepekaan dan selera bergaul yang baik; saling menghargai, saling menghormati, saling membantu, saling menjaga nama baik, dan menyelamatkan satu sama lain. Di metropolitan, macam-macam orang duduk dan tinggal. Orang-orang dari berbagai macam suku ada di sini. Orang-orang yang tinggal di kawasan elite, biasanya memiliki kecenderungan individualis dalam lingkungannya. Kalau tinggal di perumahan biasa atau pemukiman padat penduduk, orang-orangnya cenderung akrab dan saling mengenal satu sama lain. Tapi mungkin itu tidak sepenuhnya benar, dan juga tidak sepenuhnya salah. Baca Selengkapnya

Secangkir Protes

Kopi Pagi
Oleh :

Tidak ada hari yang paling ditunggu-tunggu kalau bukan akhir pekan. Kalau bukan akhir pekan, tidak mungkin orang-orang bisa kompak untuk jogging atau duduk santai di beranda—menyeruput hanya secangkir kopi pagi untuk dua jam lebih.

Kalau si Jembling, rasanya tidak mengherankan jika dia bisa duduk santai di beranda menikmati kopi pagi, duduk jigang sambil membaca koran. Karena Jembling tidak pernah terikat kontrak dengan perusahaan, dia bukan pegawai negara apalagi pejabat, tidak terikat pemenuhan kewajiban kerja alias pengangguran.

Kalaupun dia membaca koran, dia hanya tertarik pada berita-berita ringan. Kedua matanya tidak pernah melirik kepo pada kolom lowongan perkerjaan.

Baca Selengkapnya

Kopi Pagi

Informasi/Kopi Pagi
Oleh :

Sebut saja kopi ini, kopi pagi. Saya hidangkan kepada siapapun Anda yang sudi untuk mampir, meski tidak saya janjikan tersedia setiap pagi. Kopi pagi merupakan rubrik yang memuat tulisan-tulisan ringan, terkadang jenaka, jangan dianggap serius, tapi diharapkan mampu memberikan kesegaran yang menyentuh hati dan pikiran pembaca. Baca Selengkapnya

Kembali ke Atas